Kampung Adat Ciptagelar Manfaatkan Alam Sebagai Sumber Kehidupan

- 11 Agustus 2020, 07:58 WIB
Kasepuhan Ciptagelar Sukabumi melarang wisatawan mengikuti perayaan Seren Taun tahun ini.*/web ciptagelar /

JURNAL TRIP - Kampung Adat, Kasepuhan Cipta Gelar merupakan satu dari sekian banyak Kampung Adat yang ada di Jawa Barat. Tidak mungkin diberi gelar “Adat” kalau tak ada sesuatu yang dipertahankan sebagai dasar dan filosofi berkehidupan di Kampung Adat Kasepuhan Ciptagelar. Secara teritorial daerah terletak diantara tiga kabupaten yaitu, Bogor, Lebak Banten, dan Sukabumi

Kasepeuhan ini pada masa kepemimpinan preside Susilo Bambang Yudhoyono merupakan salah satu kasepuhan percontohan pertahanan dan swasembada pangan. Hingga hari ini kasepuhan Adat Ciptaan masih menjaga dengan kosisten budaya menanam.

“Menanam adalah menjaga kehidupan, yang menjual tanahnya adalah yang menjual kehidupannya,” begitu kata Bah Ugi Sugriana Rakasiwi Jaro atau Pimpinan tertinggi Kasepuhan Ciptagelar.

Baca Juga: Terungkap : Asal Usul Batu Kuda Selimuti Sejarah Kelam

Keutuhan alam menjadi sesuatu yang dijaga oleh masyarakat kasepuhan Ciptagelar. Alam bagi masyarakat kasepuhan Ciptagelar merupakan nyawa, alam adalah penyeimbang ditengah melonjaknya pertumbuhan manusia dan pesatnya peradaban.

Maka tak aneh sector pertanian merupakan ciri khas yang dikedepankan oleh Kampung Adat Kasepuhan Ciptagelar.

Pertanian yang digarap di kampung ini adalah padi, ada 120 jenis padi yang terdapat di Ciptagelar, dan mempunyai 8000 lumbung padi. Dengan jumlah lumbung sebanyak itu dapat memenuhi kebutuhan pangan 30.000 warga Ciptagelar hingga 3 tahun mendatang.

Baca Juga: Bangunan Cagar Budaya di Kabupaten Bandung Barat Siap dikembangkan

Meski digoda dengan pesatnya perkembangan teknologi. Masyarakat Kampung Adat Kasepuhan Ciptagelar berhasil mempertahanka tradisi atau budaya yang sudah diwarisakn leluhur mereka.

Berbeda dengan daerah kampung adat lain yang menolak kedatangan teknologi, di Ciptagelar tidak menampik adanya sebuah teknologi baru. Mereka memiliki stasiun TV sendiri yang dijuluki “Ciga TV”.

Halaman:

Editor: M Elgana Mubarokah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X