4 Fakta Unik Kampung Atas Awan Wae Rebo di Flores: dari Rumah Adat Mbaru Niang hingga Ritual Penti

- 25 Desember 2020, 11:43 WIB
Keindahan Desa Adat Wae Rebo /Kemenparekraf


JURNAL TRIP - Wae Rebo adalah desa yang cukup terpencil yang dikelilingi oleh pemandangan yang menakjubkan. Kampung adat ini terletak di sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut Flores, Nusa Tenggara Timur.

Kekhasan bangunan rumah penduduk, menjaga budaya, dan keindahan parorama Desa Wae Rebo membuat UNESCO mengganjar tempat ini sebagai Top Award of Excellence dalam Penghargaan Warisan Asia Pasifik UNESCO tahun 2012.

Untuk sampai ke sana pengunjung dapat memakai mobil dari Labuan Bajo atau Ruteng. Namun karena belum ada jalan beraspal menuju Wae Rebo, Anda harus menempuh perjalanan sekitar tiga jam untuk akhirnya sampai di desa tersebut.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Tempat Wisata di Majalengka Mengisi Libur Natal dan Tahun Baru

Nah, apa saja keunikan desa Wae Rebo? Berikut Jurnal Trip rangkum fakta-fakta menarik desa ini:

Rumah Adat Bernama Mbaru Niang

Ciri utama Wae Rebo adalah keunikan rumah mereka, yang mereka sebut Mbaru Niang yang tinggi dan berbentuk kerucut serta seluruhnya tertutup lontar lontar mulai dari atap hingga ke tanah.

Tampaknya pada dulu rumah semacam itu cukup umum di wilayah tersebut. Namun saat ini, hanya desa inilah yang tetap mempertahankan rumah adat khas Manggarai.

Rumah itu memiliki lima tingkat, setiap tingkat ditujukan untuk tujuan tertentu. Tingkat pertama, yang disebut lutur atau tenda, adalah tempat tinggal keluarga besar.

Baca Juga: 6 Tempat Wisata Alam di Kabupaten Brebes yang Bisa Dikunjungi Libur Akhir Tahun 2020

Halaman:

Editor: Gery Cipta Sebangun

Sumber: Wonderful Indonesia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X