Parijs Van Java Dikepung Banjir: Sejarah Banjir Dahsyat di Bandung Tahun 1952

- 25 Desember 2020, 09:49 WIB
Situasi banjir di depan Mall BTC, Kota Bandung, Kamis 24 Desember 2020 petang /Twitter @syifanrl

JURNAL TRIP - Kota Bandung tidak selalu memuat memori tentang keindahan panorama alam, udara sejuk, dan keramahan penduduknya, sehingga laik mendapat julukan Kota Kembang atau Parijs Van Java.

Di lembar memori yang lain, Kota Bandung punya catatan agak muram, terutama mengenai bencana banjir. Bencana itu terus berulang meski berbagai cara telah dilakukan.

Terbaru, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana mencatat sedikitnya ada 25 titik banjir terjadi di Kota Bandung, pada Kamis 24 Desember 2020 kemarin.

Baca Juga: Memungut Potongan Puzzle Sejarah Perkebunan Kina di Cikembang, Bandung Selatan

Titik-titik lokasi banjir itu meliputi Kopo, Cibaduyut, Miko Mall, Cikudapateuh, Astanaanyar, Baladewa, hingga Pasteur.

Akibatnya, jalan raya, pemukiman, pertokoan, dan sejumlah kendaraan terendam banjir. Pemerintah Kota belum menghitung berapa kerugian akibat bencana tersebut.

Kondisi tersebut bisa menjadi gambaran bahwa bencana Banjir di Bandung adalah lagu lama yang diulang kembali. Tiap musim hujan datang atau di penghujung tahun, bencana ini seperti akrab bersama Bandung, bahkan sejak puluhan tahun lalu.

Baca Juga: Ngeri ! Sejarah Sepeda Brompton diambil dari Nama Gereja tempat Nongkrong Mata-mata Rusia.

Pikiran Rakyat perah menelusuri sejumlah arsip surat kabar berbahasa Belanda di Koninklijke Bibliotheek Delpher Belanda yang mencatat tentang Banjir di Bandung.

Ternyata bencana ini sudah melanda banyak tempat di Kota Bandung sejak puluhan tahun lalu.

Halaman:

Editor: Gery Cipta Sebangun


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X