Mengaku Diancam Saat Tugas di Aceh, Jaksa Agung ST Burhanuddin Sempat Ubah Nama di KTP

- 17 Februari 2021, 18:20 WIB
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin /PMJ News/

JURNAL TRIP - Jaksa Agung ST Burhanuddin mengaku pernah mendapat ancaman saat menjalankan tugas sebagai penegak hukum di Aceh.

Diketahui, sebelum menjabat Jaksa Agung, ST Burhanuddin pernah dua kali bertugas di Aceh.

Pertama, Burhanudin pernah dipercaya sebagai Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Aceh. Dimana saat itu, Kajatinya adalah Teuku Muhammad Luthfi.

Baca Juga: Sering Disebut Mirip Suami Inul Daratista, Jaksa Agung Burhanudin: Lebih Ganteng Aku

Kedua, Burhanuddin pernah menjadi Wakajati Aceh, saat itu Kajatinya adalah Nawir Anas.

Mengenai cerita tentang ancaman tersebut diungkapkan Burhanudin saat menjadi bintang tamu di kanal Youtube Podcast Deddy Corbuzier, baru-baru ini.

Burhanuddin menjelaskan ancaman tersebut datang melalui pesan singkat SMS bertepatatan dengan hari pertama dirinya bertugas di Aceh menjabat sebagai Aspidsus Kejati Aceh.

Baca Juga: Jokowi Lantik 5 Dewan Direksi Lembaga Pengelola Investasi, PKS: Hati-hati Potensi Korupsi

"Saya pernah mendapatkan ancaman saat tugas di Aceh. Begitu saya turun dari pesawat, SMS masuk: selamat datang saudara Burhanuddin di Nanggroe Aceh Darussalam. Diminata kepada saudara dalam waktu 2X24 jam untuk meninggalkan Kota Banda Aceh," katanya menirukan isi pesan ponselnya.

Halaman:

Editor: Gery Cipta Sebangun


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X