KABAIS TNI, Pembangunan Monumen Siluman Merah Simbol Sifat Juang Pengabdian

- 31 Agustus 2020, 09:00 WIB
Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Marsekal Madya TNI Kisenda Wiranatakusumah /Elga

JURNAL TRIP - Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Marsekal Madya TNI Kisenda Wiranatakusumah mengatakan, pembangunan monumen perjuangan Batalyon Siluman Merah merupakan satu pesan dari para Pejuang untuk generasi yang akan datang.

Kisena menyebutkan, hadirnya monumen ini menjadi salah satu triger bagi masyarakat Indonesia, khusunya Kabupaten Bandung agar kembali bangkit dan merawat keutuhan wilayahnya.

"Memperkuat rasa cinta masyarakat Bandung agar mau mengupayakan, mempertahankan dan memperjuangkan kemajuan tanah kelahirannya," katanya belum lama ini.

Baca Juga: Peletakan Batu Oleh Kepala BAIS TNI tandai dimulainya Pembangunan Monumen Batalyon SIluman Merah

Peletakan batu pertama oleh berbagai elemen masyarakat mulai dari pejabat sampai ke rakyat Kabupaten Bandung, kata Kisenda, menjadi simbol semangat juang anak bangsa ke depan.

"Semoga masyarakat Indonesia, khusunya masyarakat Bandung, bisa melihat pembangunan monument ini sebagai sifat jiwa juang dalam memperjuangkan setiap titik daerah Indonesia, khususnya Bandung," katanya.

Pembangunan monumen perjuangan rakyat dan Batalyon Siluman Marah merupakan salah langkah bagi masyarakat dan generasi yang akan datang untuk bisa mengandikan dirinya bagi bangsa hari ini dan selanjutnya.

Baca Juga: Mengenal Batalyon Siluman Merah, Pasukan Pamungkas Kodam III Siliwangi

"Mudah-mudahan monument ini .Terlebih mau mengabdikan diri pada negaranya, pesan itu yang ingin saya gambarkan dalam pembangunan monument ini," ujarnya.

Selain itu, Lewat Monumen tersebut, Kisenda meyakini perekonomian masyarakat sekitar akan ikut meningkat, sekaligus memberikan manfaat yang positif bagi keberlangsung sejarah Batalyon Siluman Merah.

Halaman:

Editor: M Elgana Mubarokah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X