Tak Hanya Dosen dan Guru, BSU Kemendikbud Ternyata Boleh Diberikan ke Kepala Sekolah

- 21 November 2020, 15:23 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Nadiem Anwar Makarim memastikan BSU Kemendikbud cair November 2020. /Dok. Humas Kemendikbud/

JURNAL TRIP - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), memberi bantuan BLT subsidi upah (BSU) untuk tenaga pendidik non-PNS di bawah lingkungan Kemendikbud.

BLT subsidi upah itu diberkan kepada 2,03 juta orang dengan total anggaran Rp3,66 triliun.

Mendikbud Nadiem Anwar Makarim mengatakan tenaga pendidik itu akan mendapatkan total bantuan sebesar Rp1,8 juta yang ditransfer Rp600 ribu selama tiga bulan.

Baca Juga: Sulit Masuk Laman info.gtk.kemdikbud.go.id? Ikuti 5 Langkah Ini Untuk Cek BSU Kemendikbud Rp1,8 Juta

Secara umum, tenaga pendidik non PNS itu meliputi dosen, guru, pendidik PAUD, pendidik kesetaraan, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, dan tenaga administrasi di semua sekolah maupun perguruan tinggi baik negeri dan swasta.

"Total sasaran 2,03 juta orang terdiri dari 162.277 dosen pada PTN dan PTS, 1,63 juta guru dan pendidik pada satuan pendidikan negeri dan swasta, 237.623 tenaga perpustakaan, tenaga laboraturium, serta tenaga administrasi," katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Selasa 17 November 2020. 

Baca Juga: Segera Daftar dan Cek Namamu di https://info.gtk.kemdikbud.go.id/ BSU Bagi Guru Honorer

Muncul pertanyaan apakah BSU Kemendikbud ini bisa diberikan kepada kepala sekolah? Dalam Buku Saku BSU Kemendikbud, dijelaskan bahwa seorang kepala sekolah bisa saja mendapat bantuan ini. 

Dengan syarat, terdaftar dan berstatus aktif dalam Dapodik per 30 Juni 2020, tidak mendapatkan Bantuan BLT dari Kementerian lain, bukan penerima kartu prakerja sampai dengan 1 Oktober 2020.

Halaman:

Editor: Gery Cipta Sebangun

Sumber: Kemendikbud


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X